Itik Kecil

Jalan-jalan part 2

Desember 11, 2007 · & Komentar

Atas permintaan fans-fans saya :cool: , akhirnya saya mengupdate blog ini. Ada satu hutang lagi yang belum saya selesaikan. *lirik caplang*. Tapi itu akan saya selesaikan paling lambat akhir minggu ini.

Selama satu minggu kemaren saya sempat jalan-jalan ke daerah. Harus saya akui, saya takut naik kapal. Ya saudara-saudara, Ira Hairida Yuliani memang takut naik kapal. Tetapi demi tuntutan pekerjaan, akhirnya saya harus memaksakan diri naik ke speedboat itu untuk pergi ke desa Terusan Jawa. Desa ini adanya di kabupaten Ogan Komering Ilir. Kami naik speedboat di desa Muara Batun dan setelah melewati perjalanan yang cuma lima belas menit (itu sebabnya saya mau naik ke speedboat itu :mrgreen: ) akhirnya kami sampai ke desa ini.

Kebetulan lembaga tempat saya bekerja sekarang punya program community empowerment di desa itu, dan kami datang ke sana untuk melihat program itu. Ternyata mereka punya program peningkatan ekonomi produktif yang memberdayakan ibu-ibu untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga dan ada juga kegiatan sosialisasi bahaya HIV dan AIDS karena ternyata kebanyakan laki-laki di desa ini pergi merantau ke Batam.

Cukup ceritanya. Karena saya tidak mau dianggap hoax, inilah foto-foto selama di sana.

pic11.jpg

nyengir selalu…..

pic2.jpg

a view from the boat….

pic3.jpg

setelah turun dari speedboat….

pic4.jpg

teteup kampanye safe motherhood dan no free sex :mrgreen:

pic5.jpg

desa Terusan Jawa

pic6.jpg

look at these innocent faces!!!!

pic7.jpg

It’s time to say goodbye

Akhirnya tiba saatnya pulang. Sayangnya pas pulang sempat ada insiden overloaded, kebanyakan penumpang. Jadi ada speedboat lain yang mengangkut beberapa penumpang tambahan itu. Sampai di Muara Batun, sempat-sempatnya beli burung goreng (gak tau burungnya apaan). Dan ternyata, dari sana ke Palembang itu cuma tiga puluh menit saja. Terima kasih buat semua orang yang sudah banyak membantu selama perjalanan ini.

Kategori: Jalan-jalan · Sehari-hari

32 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar