Kungfu Pocong Perawan

OK. Lupakan fakta bahwa akting semua pemain film ini luar biasa hancur. Tak usah pertanyakan banyak hal yang tidak sesuai dengan logika di film ini. Lantas apa yang tersisa?

Parodi Kungfu Panda?

FTV seperti yang biasa ditonton di televisi swasta. Bedanya anda harus merelakan 20 ribu untuk bisa menonton film ini. dan oh ya, anggap saja anda juga sedang menonton Dahsyat dan Raja Gombal di mana banyak banyolan seperti:
Kamu mirip pocong beneran deh| kenapa?| karena kamu sudah melompat-lompat di dalam hatiku|

atau seperti ini:
bapak kamu petani ya? | memangnya kenapa? | karena kamu sudah menanam bibit cinta di dalam hatiku.

Errr.. seperti postingan saya yang ini, untuk menghindari n < 0 saya mengatur variabel ekspektasi saya serendah mungkin. Ya, tak mungkinlah mengharapkan film ini seperti The King’s Speech yang amat saya cintai tapi paling tidak film ini seharusnya membuat saya mengakui bahwa KK Dheraj dan krunya bisa membuat film yang menghibur saya. Tapi sekali lagi harapan saya keliru saudara-saudara. Ketika fim ini selesai, saya sempat tercenung tak percaya dan speechless. Apa yang salah dengan selera humor saya? kenapa saya hampir tidak bisa tertawa sepanjang film ini diputar? kenapa???? *mendrama*

Cerita film berpusat pada sebuah perguruan kungfu Singa Putih yang berada entah di mana. Salah satu muridnya yang bernama Amsiong karena frustasi tak mendapatkan ilmu tertinggi dari sang guru akhirnya menculik Memei (Jessica Iskandar) agar bisa mempelajari ilmu itu. Aksinya digagalkan sang guru dan Amsiong diusir dari perguruan itu. Sang gurupun memutuskan untuk memberikan ilmu itu kepada Bo Siaw (Yadi Sembako) dengan syarat Bo Siaw harus menikah Memei meskipun Memei lebih mencintai Boh Lam (Olga Syahputra). Syarat lain adalah Bo Siaw harus mencari kitab untuk mempelajari ilmu tersebut. Ditemani Angpaw (Daus Mini) Bo Siaw mencari kitab yang dimaksud. Namun Memey diculik oleh Amsiong. Bo Siaw dan Angpaw tewas ketika mereka  mengejar Amsiong dan berubah menjadi pocong.

Begitulah jalan ceritanya. Dan sepanjang film ini terus terang saja tangan saya sudah gatal untuk memindahkan remote tivi *ternyata tidak ada*. Jadi kesimpulannya begini. Jika anda pencinta Olga Syahputra dan Jessica Iskandar, silakan menonton film ini. Jika bukan, uang anda akan terbuang percuma. terlalu banyak adegan absurd di sini. yang terabsurd adalah ketika Olga berbicara dengan bahasa bencong dan disahuti oleh Jessica dalam bahasa Cina.

dan satu lagi, film ini katanya lebih menghibur daripada si panda aka kungfu panda. itu menurut saya adalah penghinaan terbesar terhadap selera humor manusia. dalam kungfu panda banyak kata-kata bijak, dalam kungfu pocong perawan banyak pelesetan kata yang dicomot dari gombalan twitter. sungguh, lebih baik memparodikan pacar hantu perawan karena levelnya toh sama. barang yang rusak tak mungkin lebih rusak lagi bukan? Satu-satunya kelebihan film ini dari Pacar Hantu Perawan adalah di film ini hampir tidak ada adegan yang sensual.

Bagaimana bisa membandingkan kalimat sebijaksana : There is a saying: yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the “present.” dengan: Otakmu barang seken sih…

Bagaimana coba?

Kalau menurut ceritanya, seharusnya yang menjadi pemeran utama adalah Yadi Sembako alih-alih Olga Syahputra. karena lebih banyak Yadi Sembako dan Daus Mini yang bermain di film ini. Yang terakhir, pertanyaan terbesarnya adalah, di manakah pocong perawan yang bermain kungfu itu? apakah Bo Siaw dan Angpaw dapat dikategorikan sebagai perawan?

sudahlah, saya masih setress akibat menonton film ini. apa minggu depan saya nonton nenek gayung saja ya? *eh*

Gambar dicolong dari sini.

9 thoughts on “Kungfu Pocong Perawan

  1. Ping-balik: Kungfu Pocong Perawan | My Blog- Typhoon Pepeng

  2. *ngakaaaaak*

    Tingkat kelucuan “Otakmu barang seken sih…” meningkat 100x lipat ketika harus disandingkan dgn quotation maut dan super beken dr Kungfu Panda :lol:

    Aduuuuh salut deh aku, dikau bs betah duduk sampe film berakhir…..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s