Sign

Tadi siang ketika saya hendak berbelok ke arah kanan, saya harus menunggu agak lama di antrian yang panjang karena bergantian dengan kendaraan dari arah yang berlawanan.

Ketika tiba giliran saya untuk berbelok ke kanan. Sebuah mobil nyelonong dari arah kiri dan memotong mobil saya. I was angry at first but then i decided to let it go. Ya sutralah ya, siapa tahu sedang buru-buru. But I still cursed the driver. Manusiawi kan ya?? Kan ya?? *acungin golok* *eh*. Jadinya mobil sontoloyo itu berada di depan mobil saya, eh ada motor satu ding. Tak berapa lama mobil yang berada di depan mobil itu mengerem mendadak karena ada kendaraan yang melintas di depannya. Mobil itu juga mengerem mendadak dan mengakibatkan motor yang berada di belakangnya mencium pantat mobil itu dengan mesra. Setelah itu motor itu kabur meninggalkan bemper belakang mobil yang lecet dan penyok. *pukpuk pak sopir*
Jadinya yaa antara kasihan dan pengen nyukurin sih. Tapi kasihanlah. *ira anak baik*.
I don’t know what he thought about this. But i think the universe send me the sign: that what happen if you jump the queue.

Satu pemikiran pada “Sign

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s