Rumah kayu

Tadi sore buka puasa di restoran rumah kayu di bandar lampung. Ternyata rame lho, terpaksa masuk waiting list dulu baru bisa makan. Makanannya termasuk enak. Soal harga, bukan saya yang bayar jadi ya gak tahu berapa range harganya. Tadi saya makan kepiting saus padang yang berujung pada membengkaknya bibir saya akibat alergi.
Ps: tak ada foto makanan karena batere hp hampir habis.

2 pemikiran pada “Rumah kayu

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s