Random assumption

Jika x adalah ekspektasi dan y adalah kenyataan,
n = y – x
di mana, n adalah gap atau selisih antara ekspektasi dan kenyataan.
jika n ≥ 0 maka n menjadi kepuasan, dan jika n < 0 maka n menjadi ketidakpuasan atau kekecewaan.

dengan asumsi bahwa secara umum kita tidak bisa mengontrol variabel y, maka satu-satunya cara untuk membuat n ≥ 0 adalah dengan cara menurunkan nilai variabel x yaitu ekspektasi sehingga kita akan terhindar dari kekecewaan.

Kita? Elo aja kali Ra…

*minggat sebelum dibantai ahli matematika semacam Maridjo*

Writer’s block

I have no idea what i should write today. I didn’t do anything. I didn’t take a picture with my phone. And i’m too lazy to open my laptop to write anything serious. Actually i want to write about local leaders days and the beauty and the geek. And i can’t write those with the phone. Too tiring. Well, maybe it’s not a writer’s block since i already had two topics to write. It’s because I’m too lazy.

spesialisasi

satu ciri modernitas adalah semakin banyaknya pekerjaan yang terspesialisasi. contohnya adalah pekerjaan ini. sepuluh tahun yang lalu apakah ada orang yang secara terang-terangan menawarkan pekerjaan ini.
x: ibu mau cerai? kami bisa membuatkan surat talaknya
jangan-jangan malah dikepruk pihak yang ditanyakan karena dianggap mendoakan yang tidak-tidak.

image

Posted from WordPress for Android

#336 sepatu

Hari ini hujan yang deras mengguyur palembang pada sore hari. Demi mengejar agar tidak telat kuliah, saya nekat menerobos hujan. Akibatnya sepatu saya basah meskipun saya sudah menggunakan payung. Daripada masuk angin karena menggunakan sepatu dan kaos kaki basah sampai malam hari,  saya melipir ke sebuah toko sepatu yang sering mengadakan diskon. Sayapun mengambil sepatu yang termurah tapi tetap harus keren dong. Anyway, Jenderal Patton mengatakan bahwa untuk mengangkat moral prajurit di medan perang, kaos kaki harus tetap kering. Jadi saya membeli juga kaos kaki yang termurah juga *pelit*.
Mungkin ada yang akan mengatakan kalau saya impulsif. Memang iya sih, tapi alasan lain kenapa saya membeli sepatu karena sepatu saya tidak layak dipakai di musim hujan seperti ini. Kemarin sepatu saya yang satunya lagi juga basah kuyup dan belum kering juga sampai sekarang. Mungkin seharusnya saya membeli sepatu bot atau crocs yak? *eh*

image

#332 Arwah kuntilanak duyung

Iya. saya sedang kesepian. lagipula saya sutris karena banyak tugas minggu ini yang harusnya sudah selesai beberapa minggu yang lalu. jadi untuk merayakan selesainya tugas saya itu, hari ini saya memutuskan untuk menghibur diri sambil menonton arwah kuntilanak duyung. Sebagai bekal, saya memilih untuk ngemil buah salak setengah kilo biar sehat. daripada saya makan popcorn terus? Baca lebih lanjut

#321 hari ini

Naik perahu ke Bungkal.
Bertemu lagi dengan salah satu kepala Suku Anak Dalam.
Meratapi koneksi internet yang busuk. Koneksi internet Telkomsel tewas di Bayung Lencir. XL angin-anginan, kadang lancar kadang tidak. Sayangnya saya tak punya kartu indosat. Atau harusnya saya beli saja?
Malam ini saya memilih tidur sajalah, sepertinya saya terkena flu akibat berhujan-hujan kemarin. Akibatnya memang tugas kuliah terbengkalai, ya sudahlah review Karl Marx minggu depan saja saya kumpul. Semoga dosen saya berkenan.
Btw, setelah bolak-balik menelpon 116, akhirnya kartu halo saya bisa digunakan kembali. Silakan lo ya yang mau mengontak saya. *eh*