Ada satu peluang usaha yang sepertinya akan laris kalau dijalankan *nyengir kuda gak jelas*
Bagaimana kalau seandainya kita membuka biro perjalanan yang mengkhususkan diri pada wisata bencana. toh sepertinya bencana pasti selalu ada. dan sepertinya orang indonesia suka sekali sekadar bertandang ke tempat yang tertimpa bencana. bukan untuk menolong tentunya… tapi lebih sekadar melihat-lihat…
Tapi Ra, kan bisa mengganggu proses evakuasi atau pencarian korban…
ow, tentunya bisa disiasati dengan cara berpura-pura menolong padahal cuma sekadar foto-foto di sana…. Dan tempat berkunjung pasti selalu ada… ke Jombang, melihat siapa tahu ada korban Ponari lagi yang tewas pas sedang antri… atau ke Sidoarjo, sekadar melihat lumpur lapindo yang hanya Tuhanlah yang tahu kapan lumpur itu berhenti mengalir… atau yang terbaru, ke Situ Gintung…..
Sungguh… saya tidak tahu apa alasannya Chic mereview blog saya di majalah mereka. bukan Chic yang ini, tapi majalah Chic. Bagaimanapun isi blog ini amat personal dan sering merepresentasikan betapa dangkalnya pikiran saya. Jadi sampai sekarang saya masih bertanya-tanya apa alasan mereka. Tapi terserahlah… yang jelas blog saya direview di Chic No. 32 yang terbit 11 – 25 Maret 2009
Sebagai bloger miskin yang tidak sanggup berlangganan tipi kabel dan sebangsanya itu, sungguh suatu siksaan buat saya setiap kali menghidupkan tipi dan menonton drama yang sepertinya hari-hari belakangan ini selalu disiarkan oleh infotainment yang ada. Oh, saya tidak akan menuliskan nama she-who-must-not-be-named itu. karena saya takut banyak lelaki jalang yang bakal nyasar ke sini.
Tapi ya… saya sudah benar-benar muak menyaksikan semua tingkah dan kegiatannya beserta eks suami dan eks pacar dan suami sirinya selalu diberitakan oleh televisi, koran dan majalah, termasuk pada saat pap smear atau belanja ataupun berantem ataupun nikah siri dengan banyak pria. Yeah, like I care.
Mungkin ada yang mau memberi kisikan kepada yang bersangkutan kalau terlalu banyak itu juga bisa membuat orang menjadi muak?????
siapa yang tidak kenal dengan seleb blog satu ini? rasanya hampir semua bloger kenal dengan tante Chika… Saya pertama kali kenal tentu saja lewat blog dan bertemu di dunia nyata pada saat saya jalan-jalan ke Jakarta Maret tahun kemaren. Kesan pertama melihatnya : anaknya baik, ramah dan lucu dan setelah semakin kenal, saya tahu kok kalo Chika itu orangnya baik, buktinya pas pesta blogger kemaren saya dapet tiket gratis. sayang sekali kenapa tidak ada satupun blogger jalang yang tertarik dengan Chika.
Happy belated birthday Chik, semoga panjang umur dan cepat ketemu jodoh…
maaf kalau baru sempat diposting sekarang dan ya… saya masih setia menanti traktirannya.
Dan inilah persembahan dari anak-anak wongkito sebagai hadiah ulang tahun buat Chika
Coklat buat Chika
PS : Foto dicomot dengan semena-mena dari milis wongkito… created by :ardy
sebagai seorang pejalan kaki saya bertanya : “wahai para pengendara, kenapa kalian sepertinya enggan memberikan kesempatan pada kami sebagai pejalan kaki untuk menyeberang di zebra cross?”
sebagai seorang pengendara mobil (kadang-kadang) saya menjawab : “mungkin karena sering sekali saya males untuk menginjak rem.”
Dari dulu saya selalu tertarik dengan graphology, walaupun banyak yang bilang ilmu itu tidak bisa diandalkan. ada masa di mana saya berkeliling mencari buku tentang graphology. sayangnya yang saya temukan di QB adalah buku tipis untuk abege . Kenapa saya tertarik dengan graphology karena dengan membaca tulisan tangannya saja kita bisa tahu kepribadian orang itu. dan katanya kita bisa mendeteksi apakah seseorang itu homo atau tidak hanya dengan mengenali tulisan tangannya. *lirik beberapa homok*. tapi sayangnya ilmu saya masih jauh dari situ
Ketika saya berkunjung ke tempat ibu ini, saya menemukan link untuk melihat kepribadian berdasarkan tulisan tangan. dan marilah kita lihat kebenaran analisis ini