Harvest Bar, Cafe and Resto

Dimsum, adalah salah satu makanan favorit saya. Jadi, adalah penting untuk menemukan dimsum yang murah dan enak di Palembang. Standar dimsum enak menurut saya sih tidak terlalu muluk, cuma dimsum halal yang saya temukan di Islamic Center di Wanchai sana. Iya deh, kelewat muluk. Tapi menurut saya dimsum yang enak ya seperti yang ada di sana. Tapi pergi ke sana kan agak susah dan mahal. Jadi perburuan mencari dimsum saya teruskan di Palembang sini. Harvest Resto yang berada di Hotel Classie ini merupakan salah satu tempat untuk makan dimsum yang enak di Palembang. Dulu ketika saya masih bersama komunitas malam senin di sini *I miss you guys!*, kami pernah makan di sini dan harus diakui kalau dimsumnya enak dan murah!

Baca lebih lanjut

KA Kertalaya

Perjalalanan ke kampus Inderalaya bisa jadi sangat melelahkan. Karena jalan yang masih sempit dan volume kendaraan yang banyak, seringkali jarak 32 km dari kota Palembang ini bisa ditempuh berjam-jam. Banyak yang tidak tahu kalau ada alternatif lain kalau ingin ke Inderalaya dan bebas macet. Naik kereta api jurusan Kertapati-Inderalaya bisa menjadi salah satu pilihana kalau tidak mau terjebak macet berjam-jam lamanya.

Baca lebih lanjut

Tokyo Skipjack

Tokyo Skipjack merupakan salah satu restoran steak di Jakarta Selatan dan terletak di jalan Bulungan. Terletak di bagian depan supermarket Cosmo, tidak terlalu sulit untuk menemukan restoran ini. Selain meja yang terletak di bagian depan dan juga merangkap sebagai smoking room, pengunjung juga dapat makan di dalam Cosmo yang memiliki air-conditioner.

Baca lebih lanjut

Bebek Beckam

Saya adalah penggemar bebek goreng, terutama bebek H. Slamet yang tersohor itu. Kelebihan bebek H. Slamet menurut saya adalah sambalnya yang legendaris itu. Semua yang berteman dengan saya di path pasti tahu kalau saya suka sekali makan di sana. Sampai-sampai sepertinya saya identik dengan bebek slamet dan dianggap sebagai buzzer bebek slamet.

Baca lebih lanjut

New Nissan Serena ke Jungle Land

Hari Jumat tadi saya mendapatkan tawaran buat jalan-jalan pake Nissan Serena yang baru saja diperkenalkan minggu lalu ke Sentul. Sebagai fakir kegiatan hore-hore, tawaran semacam ini tentu saja tidak mungkin saya lewatkan. Kapan lagi bisa ngerasain nyetir Nissan Serena baru.

New Nissan Serena yang dipakai pertama.

New Nissan Serena yang dipakai pertama.

Baca lebih lanjut

Bangi Kopitiam

Kopitiam merupakan salah satu tren rumah makan yang akhirnya sampai juga ke Palembang sini. Mengikuti beberapa kopitiam yang sudah masuk ke Palembang akhirnya Bangi Kopitiam buka juga di Palembang. Saya sempat salah kira. Saya kira Bangi Kopitiam merupakan kopitiam asli Indonesia. ternyata Bangi kopitiam berpusat di Malaysia. di sini Bangi kopitiam buka di dekat pasar Gubah yang merupakan daerah jajahan saya. Tampilan luarnya juga menarik. Tidak seperti beberapa kopitiam yang buka di ruko, bangi kopitiam membangun bangunan restorannya dari awal sehingga penampakan luarnya juga menarik.

bagian dalam bangi kopitiam

bagian dalam bangi kopitiam

Baca lebih lanjut

Lima Restoran Steak di Palembang

Kalau lagi ada uang atau ditraktir saya suka makan steak. Pengalaman mencari steak di Palembang selama ini agak sulit. Baru-baru ini saja bermunculan beberapa restoran steak yang rasanya pantas untuk disebut steak. sebelumnya saya seringkali kecewa dengan steak yang disajikan oleh beberapa restoran. Mereka menyebutnya steak walaupun sebenarnya menurut saya steak yang mereka sajikan itu lebih pantas disebut semur. Ada beberapa restoran yang bisa dikunjungi kalau ingin makan steak di Palembang. Btw, saya tidak memasukkan restoran yang ada di hotel karena harganya menurut saya mahal dan pajaknya juga lebih mahal lagi. Beberapa restoran tersebut adalah:

Baca lebih lanjut

Seoul Korean Restaurant

Meskipun demam Korea melanda Indonesia, saya tidak terlalu tertarik untuk mencoba kuliner Korea. Pengalaman pertama mencoba kuliner Korea adalah ketika saya ke Jogja dan menginap di salah satu penginapan. Berhubung katanya pemiliknya orang Korea, setiap pagi pada saat sarapan kimchi tidak pernah alpa di meja makan. Pada saat makan di sana kimchinya sesuai dengan lidah saya. Pernah juga mencoba kimchi dalam kemasan yang dijual di supermarket, ternyata tidak sesuai dengan lidah saya ditambah bonus masuk rumah sakit karena perut saya tidak kuat menahan asamnya kimchi kemasan itu. Selain itu, pengalaman kuliner saya terbatas pada makan indomie bulgogi ya anggap aja masuk dah dan ayam goreng bonchon dan four fingers. Dan seorang teman mengusulkan untuk mencoba resto korea di Palembang ini. Maka suatu siang yang agak panas, berbondong-bondonglah kami ke sana.

bagian dalam Seoul Restoran

bagian dalam Seoul Restoran

Baca lebih lanjut