#354 tahun baru

Orang lain merayakan tahun baru, saya berakhir di kamar gawat darurat karena diare. Tapi saya tak mau disuruh menginap di rumah sakit. Maunya pulang.
Selamat tahun baru..
Wrap up tahun ini?
Nanti saja deh.. Kalau saya sudah sembuh..

Posted from WordPress for Android

#347 eKTP

Yayaya.. Umat kristen di seluruh dunia hari ini merayakan natal. Sementara saya malah sibuk ngantri buat bikin eKTP.
Yang tak masuk akal adalah, butuh waktu 5 jam buat nomor urut 33 untuk sampai ke gilirannya.
Ternyata masuk akal saja karena banyak yang menyerobot antrian.
Bikin emosi. *masih kesel*
Anyhoo.. Selamat natal buat pembaca blog ini yang merayakan
*makan kue nastar dan opor ayam*

image

suasana saat menunggu antrian eKTP. di luar sepi, ternyata di dalam rame yang nyerobot antrian

Posted from WordPress for Android

#347 hari ini

Tadi pagi ada kelas Akademi berbagi Palembang bersama mas Endy Kurniawan. Kelasnya seru dan menarik. Untuk lebih lengkapnya lihat linimasa saya d twitter deh
*males nulis panjang lebar*.
Jadi intinya, daripada nabung di bank dan nilai uangnya tergerus inflasi, mendingan simpan dalam bentuk emas batangan atau dinar deh…

image

Peserta Akber Palembang bersama mas Endy Kurniawan

#336 sepatu

Hari ini hujan yang deras mengguyur palembang pada sore hari. Demi mengejar agar tidak telat kuliah, saya nekat menerobos hujan. Akibatnya sepatu saya basah meskipun saya sudah menggunakan payung. Daripada masuk angin karena menggunakan sepatu dan kaos kaki basah sampai malam hari,  saya melipir ke sebuah toko sepatu yang sering mengadakan diskon. Sayapun mengambil sepatu yang termurah tapi tetap harus keren dong. Anyway, Jenderal Patton mengatakan bahwa untuk mengangkat moral prajurit di medan perang, kaos kaki harus tetap kering. Jadi saya membeli juga kaos kaki yang termurah juga *pelit*.
Mungkin ada yang akan mengatakan kalau saya impulsif. Memang iya sih, tapi alasan lain kenapa saya membeli sepatu karena sepatu saya tidak layak dipakai di musim hujan seperti ini. Kemarin sepatu saya yang satunya lagi juga basah kuyup dan belum kering juga sampai sekarang. Mungkin seharusnya saya membeli sepatu bot atau crocs yak? *eh*

image

##335 Transmusi

Terhitung mulai hari ini tarif transmusi dinaikkan menjadi empat ribu rupiah. Bener-bener senin harga naik dah🙂
Selaku pengguna transmusi yang kadang setia kadang tidak, mau tidak mau saya harus menerima kenaikan tarif ini.
Tapi sebagai konsumen tentu saja saya punya harapan tersendiri. Tarif naik tentunya harus dibarengi dengan perbaikan pelayanan. Tak usah jauh-jauh deh. Armada harus ditambah sehingga waktu tunggu antar bis semakin singkat jadi tidak ada penumpukan penumpang lagi. Dan kalau malam armada yang beroperasi ditambah dong. Karena pada malam harilah yang menurut saya parah. Sudah waktu tunggunya lama, penumpang juga berdesak-desakan di dalam transmusi.
Semoga setelah naik tarifnya pelayanannya juga semakin baik.

Wajah: Suku Anak Dalam

Selain memoto bunga dan makanan, sesungguhnya saya juga terobsesi memoto wajah orang. Selama perjalanan saya kemarin saya beruntung karena sempat mengunjungi komunitas anak dalam dan bisa mengabadikan wajah mereka, dengan seijin mereka tentunya. Ya… saya sadar foto-foto saya jauh dari sempurna. namanya juga masih belajar *ngeles* Baca lebih lanjut

#332 Arwah kuntilanak duyung

Iya. saya sedang kesepian. lagipula saya sutris karena banyak tugas minggu ini yang harusnya sudah selesai beberapa minggu yang lalu. jadi untuk merayakan selesainya tugas saya itu, hari ini saya memutuskan untuk menghibur diri sambil menonton arwah kuntilanak duyung. Sebagai bekal, saya memilih untuk ngemil buah salak setengah kilo biar sehat. daripada saya makan popcorn terus? Baca lebih lanjut